'saat aku tenggelam dalam sendu
waktu pun enggan untuk berlalu
ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
dan tak untuk siapapun itu'
mungkin dulu, saat itu, masih terasa sakitnya. ditinggal olehnya yang benar-benar aku sayang dan ia menyayangiku. ia pergi juga karna salahku. terpuruk? iya aku sangat terpuruk. aku hancur saat itu. sempat terpikir, aku tidak akan pernah bisa tanpa dia. tapi syukur, itu hanya sebatas dari ketakutanku saja.
'semakin ku lihat masa lalu
semakin hatiku tak menentu
tetapi satu sinar terangi jiwaku
saat ku melihat senyummu'
setelah kejadian itu. detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, hingga akhirnya aku lelah menghitung telah berapa lama aku tanpanya menjalani hari. aku mencoba untuk membuka hati lagi. tapi? hasilnya nihil. aku jatuh lagi untuk kedua kalinya kepada orang yg tak sama. aku menyerah, tak ingin lagi, trauma, untuk menjalani yang semacam itu. namun, seorang datang tiba-tiba mengubah mindsetku untuk tetap mau mengenal dan merasakan lagi apa itu 'jatuh cinta'. seseorang itu adalah kamu. kamu, yg sebelumnya sudah aku kenal sejak aku kelas 10sma. kamu, yang membuat jantungku menjadi berirama tiap kali kita dekat. kamu, yang membuat aku ingin menari dengan diiringi irama jantungku sendiri sebagai tanda kebangganku akan hadirmu. kamu, yang akhir-akhir ini mengisi semua tweet #nomentionku. kamu, yang slalu aku tulis dan mungkin hanya sedikit yg pernah kamu baca. kamu, yang selalu membuat aku begadang hanya untuk chat bersama. kamu, yg selalu memberi emoticon peluk dan cium di sela bercandaan kita. lucu! iya, lucu menurutku. kamu, seorang yg mempedulikanku tetapi kamu tidak menampakkan semua kepedulianmu. aku suka, aku jatuh cinta kepada perhatianmu yg sederhana dan bersahaja.
'dan kau hadir merubah segalanya
menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa
membuat aku merasa sempurna
dan membuatku utuh
untuk menjalani hidup berdua denganmu
selama-lamanya
kaulah yg terbaik untukku'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar